Perangkat lunak
(Dialihkan dari Software)
Perangkat
lunak adalah istilah umum untuk data yang diformat dan disimpan secara digital,
termasuk program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang
bisa dibaca dan ditulis oleh komputer. Dengan kata lain, bagiansistem komputer yang
tidak berwujud. Istilah ini menonjolkan perbedaan dengan perangkat keras komputer.
Di bawah ini ada
beberapa contoh macam perangkat lunak, yaitu:
§
Perangkat lunak aplikasi (application software) seperti pengolah kata,lembar tabel hitung, pemutar media, dan paket aplikasi perkantoran sepertiOpenOffice.org.
§
Sistem operasi (operating
system) misalnya Ubuntu.
§
Perkakas pengembangan perangkat lunak (software development tool)
seperti Kompilator untuk
bahasa pemrograman tingkat tinggi sepertiPascal dan bahasa pemrograman tingkat rendah
yaitu bahasa rakitan.
§
Pengendali perangkat keras (device driver) yaitu
penghubung antara perangkat perangkat keras pembantu dan komputer adalah
software yang banyak dipakai di swalayan dan juga sekolah, yaitu penggunaan barcode scanner pada aplikasi database lainnya.
§
Perangkat lunak menetap (firmware) seperti yang
dipasang dalam jam tangan digital
dan pengendali jarak jauh.
§
Perangkat lunak bebas (free 'libre' software) dan Perangkat lunak sumber terbuka (open source software)
§
Perangkat lunak gratis (freeware)
§
Perangkat lunak uji coba (shareware / 'trialware)
§
Perangkat lunak perusak (malware)
Aplikasi
Perangkat lunak aplikasi adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer
langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna.
Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak sistemyang
mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak secara langsung
menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan
pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalahpengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media.
Beberapa aplikasi yang
digabung bersama menjadi suatu paket kadang disebut sebagai suatu paket atau suite
aplikasi (application
suite). Contohnya adalahMicrosoft Office dan OpenOffice.org, yang menggabungkan suatu aplikasi pengolah
kata, lembar kerja, serta beberapa aplikasi lainnya. Aplikasi-aplikasi dalam
suatu paket biasanya memiliki antarmuka pengguna yang memiliki kesamaan sehingga
memudahkan pengguna untuk mempelajari dan menggunakan tiap aplikasi. Sering
kali, mereka memiliki kemampuan untuk saling berinteraksi satu sama lain
sehingga menguntungkan pengguna. Contohnya, suatu lembar kerja dapat dibenamkan
dalam suatu dokumen pengolah kata walaupun dibuat pada aplikasi lembar kerja
yang terpisah.
Sistem operasi (bahasa Inggris: operating system ; OS) adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasibooting.
Sistem operasi mempunyai
penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan
data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.
Untuk fungsi-fungsi
perangkat keras seperti sebagai masukan dan keluaran dan alokasi memori, sistem operasi bertindak
sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer, meskipun kode aplikasi biasanya
dieksekusi langsung oleh perangkat keras dan seringkali akan menghubungi OS
atau terputus oleh itu. Sistem operasi yang ditemukan pada hampir semua
perangkat yang berisi komputer-dari ponseldan konsol permainan video untuk superkomputer dan server web.
Contoh sistem operasi
modern adalah Linux, Android, iOS, Mac OS X, dan Microsoft Windows.
Perkakas
pengembangan perangkat lunak
Saat ini tidak ada teks di halaman ini. Anda
dapat melakukan pencarian untuk judul ini di halaman lain atau mencari log terkait.
Sejak Desember 2009 Wikipedia bahasa
Indonesia telah membatasi pembuatan halaman-halaman
baru hanya untuk
pengguna yang telah masuk log.
Jika Anda belum membuat akun, silakan mendaftarkan diri dulu yang hanya
memakan waktu 1 menit.
Perangkat keras komputer pada umumnya membutuhkan abstraksi. Perangkat yang sama saja mungkin
dapat berbeda. Para pembuat perangkat keras merilis model-model baru yang
menyediakan reliabilitas yang lebih baik atau performa yang lebih tinggi. Model
baru tersebut seringnya dikontrol secara berbeda dari model yang sebelumnya.
Komputer dan sistem operasi komputer tidak dapat diharapkan untuk mengetahui
bagaimana cara kerja perangkat tersebut, apalagi jika memang terdapat banyak
perangkat, baik itu untuk saat ini maupun untuk masa yang akan datang.
Untuk menyelesaikan masalah seperti ini, sistem operasi
pun membuat sebuah spesifikasi tentang bagaimana setiap perangkat dapat diatur
oleh sistem operasi. Device
driver, dibuat dengan tujuan untuk mentranslasikan fungsi-fungsi sistem
operasi ke dalam perintah yang dimiliki oleh perangkat yang bersangkutan.
Secara teoritis, sebuah perangkat yang baru, yang umumnya dikontrol dengan
menggunakan cara yang baru dapat bekerja dengan normal jika memang terdapat
device driver yang cocok. Driver yang baru ini akan menjamin bahwa perangkat
yang bersangkutan dapat beroperasi seperti biasa dari sudut pandang sistem operasi.
Perangkat lunak bebas ( free
software) adalah istilah yang diciptakan oleh Richard Stallman dan Free Software
Foundation yang mengacu kepada perangkat lunak yang bebas untuk digunakan, dipelajari
dan diubah serta dapat disalin dengan atau tanpa modifikasi, atau dengan
beberapa keharusan untuk memastikan bahwa kebebasan yang sama tetap dapat
dinikmati oleh pengguna-pengguna berikutnya. Bebas di sini juga berarti dalam
menggunakan, mempelajari, mengubah, menyalin atau menjual sebuah perangkat
lunak, seseorang tidak perlu meminta izin dari siapa pun.
Untuk
menjadikan sebuah perangkat lunak sebagai perangkat lunak bebas, perangkat
lunak tersebut harus memiliki sebuah lisensi,
atau berada dalam domain publik dan menyediakan akses ke kode sumbernya bagi setiap orang. Gerakan
perangkat lunak bebas (free
software movement) yang merintis perangkat lunak bebas berawal pada tahun 1983,
bertujuan untuk memberikan kebebasan ini dapat dinikmati oleh setiap pengguna
komputer.
Dengan
konsep kebebasan ini, setiap orang bebas untuk menjual perangkat lunak bebas,
menggunakannya secara komersial dan mengambil untung dari distribusi dan
modifikasi kode sumbernya. Walaupun demikian setiap orang yang memiliki salinan
dari sebuah perangkat lunak bebas dapat pula menyebarluaskan perangkat lunak
bebas tersebut secara gratis. Model bisnis dari perangkat lunak bebas biasanya
terletak pada nilai tambah seperti dukungan, pelatihan, kustomisasi, integrasi
atau sertifikasi.
Perangkat
lunak bebas (free software) jangan disalahartikan dengan perangkat lunak
gratis (freeware) yaitu perangkat lunak yang digunakan secara gratis.
Perangkat lunak gratis dapat berupa perangkat lunak bebas atau perangkat
lunak tak bebas. Sejak akhir tahun 1990-an,
beberapa alternatif istilah untuk perangkat lunak bebas digulirkan seperti "perangkat
lunak sumber terbuka" (open-source software), "software
libre", "FLOSS", dan "FOSS".
Saat
ini, umumnya perangkat lunak bebas tersedia secara gratis dan
dibangun/dikembangkan oleh suatu paguyuban terbuka. Anggota-anggota paguyuban
tersebut umumnya bersifat sukarela tetapi dapat juga merupakan karyawan suatu perusahaan yang memang dibayar
untuk membantu pengembangan perangkat lunak tersebut.
Perangkat
perusak ( malware, berasal dari lakuran kata malicious dansoftware) adalah perangkat lunak yang diciptakan untuk menyusup atau
merusak sistem komputer, peladen atau
jejaring komputer tanpa izin termaklum (informed consent) dari pemilik.
Istilah ini adalah istilah umum yang dipakai oleh pakar komputer untuk
mengartikan berbagai macam perangkat lunak atau kode perangkat lunak yang
mengganggu atau mengusik. Istilah
'virus computer' kadang-kadang dipakai sebagai frasa pemikat (catch phrase)
untuk mencakup semua jenis perangkat perusak, termasuk virus murni
(true virus).
Perangkat
lunak dianggap sebagai perangkat perusak berdasarkan maksud yang terlihat dari
pencipta dan bukan berdasarkan ciri-ciri tertentu. Perangkat perusak mencakup
virus komputer,cacing komputer, kuda Troya (Trojan horse), kebanyakan kit-akar (rootkit), perangkat pengintai(spyware), perangkat iklan (adware)
yang takjujur, perangkat jahat (crimeware) dan perangkat lunak lainnya
yang berniat jahat dan tidak diinginkan. Menurut undang-undang, perangkat
perusak kadang-kadang dikenali sebagai ‘pencemar komputer’;
hal ini tertera dalam kode undang-undang di beberapa negara bagian Amerika
Serikat, termasuk California dan West Virginia.
Perangkat
perusak tidak sama dengan perangkat lunak cacat (defective software),
yaitu, perangkat lunak yang mempunyai tujuan sah tetapi berisi kutu (bug) yang berbahaya.
Hasil
penelitian awal dari Symantec yang
diterbitkan pada tahun 2008 menyatakan bahwa "kelajuan peluncuran kode
yang berbahaya dan perangkat lunak lainnya yang tidak diinginkan, mungkin akan
melebihi aplikasi perangkat lunak yang sah." Menurut
F-Secure, "Jumlah perangkat perusak yang dibuat pada tahun 2007 sama
dengan pembuatan dalam 20 tahun sekaligus." Jalur
pembobolan perangkat perusak yang paling umum digunakan oleh penjahat kepada
pengguna adalah melalui Internet, surel dan Jejaring Jagat Jembar (World Wide Web).
Kelaziman
perangkat perusak sebagai wahana bagi kejahatan Internet terancang, bersama
dengan ketakmampuan pelantar pemburu perangkat perusak biasa untuk melindungi
sistem terhadap perangkat perusak yang terus menerus dibuat, mengakibatkan
penerapan pola pikir baru bagi perniagaan yang berusaha di Internet – kesadaran
bahwa pihak perniagaan tetap harus menjalankan usaha dengan sejumlah pelanggan
Internet yang memiliki komputer berjangkit. Hasilnya adalah penekanan lebih
besar pada sistem kantor-belakang (back-office systems) yang dirancang
untuk melacak kegiatan penipuan dalam komputer pelanggan yang berkaitan dengan
perangkat perusak canggih.
Pada
29 Maret 2010, Symantec Corporation menamakan Shaoxing, Cina sebagai ibu kota perangkat perusak
sedunia
Perangkat
perusak berjangkit: virus dan cacing komputer
Perangkat
perusak yang paling dikenali, 'virus' dan 'cacing komputer', diketahui menurut
cara ia menyebar, bukan kelakuan yang lain. Istilah 'virus komputer' dipakai untuk perangkat
lunak yang telah menjangkit beberapa perangkat lunak bisa-laksana (executable
software) dan menyebabkan perangkat lunak, apabila dijalankan, menyebar
virus kepada perangkat lunak bisa-laksana lainnya. Virus juga bisa membawa
muatan (payload) yang melakukan tindakan lain, seringkali berniat jahat.
Sebaliknya, 'cacing komputer' adalah perangkat lunak yang secara aktif
menghantarkan dirinya sendiri melalui jejaring untuk menjangkiti komputer lain,
dan juga bisa membawa muatan.
Pengartian
ini menunjukkan bahwa virus memerlukan campur tangan pengguna untuk menyebar,
sedangkan cacing komputer mampu menyebar secara otomatis. Dengan menggunakan
perbedaan ini, jangkitan yang dihantar melalui surel atau dokumen Microsoft Wordyang bergantung pada tindakan
penerima (membuka berkas atau surel) untuk menjangkiti sistem, seharusnya
digolongkan sebagai virus bukan cacing komputer.
Sebagian
penulis dalam perusahaan media massa sepertinya
tidak mengerti perbedaan ini, dan menggunakan kedua istilah secara bergantian.
Sejarah ringkas virus dan cacing
komputer
Sebelum
akses Internet menyebar luas, virus menyebar
di komputer pribadi melalui perangkat lunak yang dijangkiti atau sektor
mula-hidup (boot sectors) bisa-laksana dari cakram liuk. Dengan menyisipkan satu salinan dirinya
pada perintah kode mesin (machine code instructions) dalam berkas
bisa-laksana ini, virus menyebabkan dirinya dijalankan ketika perangkat lunak
dijalankan atau cakram dimula-hidup. Virus
komputer awal ditulis untuk Apple II dan Macintosh, tetapi virus semakin menyebar
luas dengan penguasaan IBM PC dan
sistem MS-DOS. Virus yang menjangkiti berkas
bisa-laksana bergantung pada tindakan pengguna: bertukaran perangkat lunak atau
cakram mula-hidup sehingga virus dapat menyebar lebih banyak di kalangan
penggemar komputer.
Cacing
komputer pertama, perangkat lunak berjangkit bawaan-jejaring, tidak berasal
dari komputer pribadi, tetapi dari sistem Unixbertugas
ganda (multitasking). Cacing terkenal pertama adalah cacing Internet
1988, yang menjangkiti sistem SunOS dan VAX BSD.
Tidak seperti virus, cacing tidak menyisipkan dirinya ke dalam perangkat lunak
lain. Sebaliknya, cacing membobol ‘lubang’ keamanan pada perangkat lunak
peladen jejaring (network server program) dan mulai berjalan sebagai
proses terpisah. Tingkah laku yang sama ini tetap dipakai oleh cacing komputer
di masa kini.
Pada
tahun 1990-an, penggunaan pelantar (platform) Microsoft Windows meningkat. Hal ini
memungkinkan penulisan kode berjangkit dalam bahasa makro dari Microsoft Word
dan perangkat lunak serupa karena kelenturan sistem makro dari aplikasinya.
Virus makro ini menjangkiti dokumen dan pola acu (template) bukan
aplikasi, tetapi bergantung pada kenyataan bahwa makro di dalam dokumen
Microsoft Word merupakan satu bentuk kode bisa-laksana.
Saat
ini, cacing biasanya ditulis untuk untuk sistem operasi Windows, walaupun
sejumlah kecil juga ditulis untuk sistem Linux dan
Unix. Cacing yang dibuat sekarang bekerja dengan cara dasar yang sama seperti
Cacing Internet 1988: memindai komputer dengan jejaring yang rawan, membobol
komputer tersebut untuk menggandakan dirinya sendiri.
Penyelubungan:
kuda Troya, kit-akar dan pintu belakang
Perangkat
lunak berniat jahat hanya dapat mencapai tujuannya sewaktu komputer tidak
ditutup mati, atau tidak dihapus oleh pengguna atau pengurus komputer.
Penyelubungan juga dapat membantu pemasangan perangkat perusak. Bila perangkat
lunak berniat jahat menyamar sebagai sesuatu yang diinginkan dan tidak
berbahaya, pengguna dapat dicobai untuk memasangnya tanpa mengetahui apa yang
dilakukannya. Inilah cara penyeludupan 'kuda Troya' atau 'Troya'.
Secara
umum, kuda Troya adalah perangkat lunak yang mengundang pengguna untuk
menjalankannya, dan menyembunyikan muatan yang merusak atau berniat jahat.
Muatan dapat memengaruhi sistem secara langsung dan dapat mengakibatkan banyak
efek yang tidak dikehendaki, misalnya menghapus berkas-berkas pengguna atau
memasang perangkat lunak yang tidak dikehendaki atau jahat secara berlanjut.
Kuda Troya yang dikenal sebagai virus penetes (dropper) digunakan untuk
memulai wabah cacing komputer, dengan memasukkan cacing ke dalam jejaring
setempat pengguna (users' local networks).
Salah
satu cara penyebaran perangkat pengintai yang paling umum adalah sebagai kuda
Troya, dibungkus dengan perangkat lunak yang diinginkan yang diunduh oleh
pengguna dari Internet. Jika pengguna memasang perangkat lunak ini, perangkat
pengintai juga akan dipasang secara siluman. Penulis perangkat pengintai yang
berusaha bertindak seperti cara yang sah mungkin memasukkanperjanjian
hak izin pengguna akhir (end-user license agreement)
(EULA) yang menyatakan tingkah laku perangkat pengintai dalam istilah yang
longgar, biasanya tidak dibaca atau dipahami oleh pengguna.
Sesudah
perangkat lunak berniat jahat terpasang pada suatu sistem, perangkat tersebut
harus tetap tersembunyi untuk menghindari pelacakan dan pembasmian. Cara ini
sama apabila penyerang manusia memecah masuk ke dalam komputer secara langsung.
Teknik yang dikenal sebagai kit-akar memperbolehkan penyelubungan ini. Caranya,
mengubah sistem operasi induk (host operating system) supaya perangkat
perusak selalu tersembunyi dari pengguna. Kit-akar dapat mencegah proses
berbahaya untuk tidak terlihat dalam daftar proses sistem, atau menyimpan
berkas-berkas untuk tidak bisa dibaca. Pada awalnya, kit-akar dipasang oleh
penyerang manusia pada sistem Unix di mana penyerang telah mendapatkan akses
pengurus (administrator (root) access). Saat ini, istilah ini biasanya
digunakan bagi langkah utama penyelubungan dalam perangkat lunak berniat jahat.
Beberapa
perangkat lunak berniat jahat berisi langkah tindakan untuk mempertahankan
dirinya dari peniadaan (removal): bukan sekadar menyembunyikan dirinya
sendiri, tetapi untuk mencoba menghalaukan peniadaannya. Contoh awal kelakuan
seperti ini tertera dalam kisah "Jargon File" (takarir [glossary]
bahasa gaul peretas), mengenai sepasang perangkat lunak
yang menjangkiti sistem perkongsian waktu (timesharing) CP-V Xerox:
Setiap
tugas-siluman bertugas untuk melacak perangkat perusak lainnya yang telah
terbunuh, dan akan memulai menyalin perangkat lunak yang baru saja dihentikan
dalam beberapa milidetik. Satu-satunya cara untuk membunuh kedua perangkat
lunak hantu adalah untuk membunuh keduanya secara serentak (sangat sulit) atau
dengan sengaja memacetkan sistem.
Teknik yang sama digunakan oleh beberapa perangkat perusak
modern, di mana perangkat perusak memulai sejumlah proses yang memantau dan
memulihkan satu dengan yang lain dengan seperlunya.
Pintu belakang merupakan satu cara untuk melewati
langkah-langkah penyahihan biasa (normal authentication procedures).
Apabila sistem telah menjadi rawan (melalui salah satu cara di atas, atau dengan
cara yang lain), satu atau lebih dari satu pintu belakang mungkin akan
dipasang, secara beruntun. Pintu belakang juga dapat dipasang sebelum perangkat
lunak berniat jahat dipasang, supaya penyerang komputer bisa masuk.
Ada banyak pendapat yang menyangka bahwa pengilang komputer
memasang sedia pintu belakang pada sistem mereka untuk menyediakan dukungan
teknis bagi pelanggan, tetapi hal ini tidak pernah terbukti dengan yakin. Para
perengkah (crackers) biasanya menggunakan pintu belakang untuk mendapatkan
akses jauh (remote access) pada komputer, dengan sementara mencoba untuk
tetap menyembunyikan dirinya dari pemeriksaan sederhana. Untuk memasang pintu
belakang para perengkah dapat menggunakan kuda Troya, cacing komputer, atau
cara-cara lain.
Perangkat
perusak bertujuan keuntungan: perangkat pengintai, jaringan-mayat, perekam
ketikan dan pemutar-nomor
Pada tahun 1980-an dan 1990-an, perangkat lunak berniat
jahat biasanya diremehkan sebagai bentuk pencontengan atau lelucon nakal
belaka. Baru-baru ini, sebagian besar perangkat perusak telah ditulis dengan
tujuan keuangan atau keuntungan. Ini boleh dianggap bahwa penulis perangkat
perusak memilih untuk mendapatkan uang dari hak kendali mereka terhadap sistem
yang terjangkiti: menyalahgunakan hak kendali mereka untuk memperoleh
pendapatan.
Perangkat pengintai dibuat secara dagangan bertujuan untuk
mengumpulkan informasi tentang pengguna komputer, menampilkan iklan sembul sendiri (pop-up ad),
atau mengubah tingkah laku penjelajah web demi keuntungan pencipta perangkat
tersebut. Misalnya, beberapa perangkat pengintai mengalihkan hasil dari mesin
pencari pada iklan-iklan yang dibayari (paid advertisement). Contoh lain
yang sering dikenal sebagai 'perangkat pencuri (stealware)' oleh media,
menulis tindih (overwrite) kode pemasaran berkait supaya pendapatan
disalurkan kepada pencipta perangkat pengintai dan bukan penerima sepatutnya.
Perangkat pengintai kadang kala dipasang sebagai salah satu
bentuk kuda Troya. Perbedaannya, para pencipta menampakkan diri mereka secara
terbuka sebagai perniagaan. Misalnya, menjual ruang periklanan (advertising
space) pada iklan sembul sendiri yang dibuat oleh perangkat perusak.
Kebanyakan perangkat lunak seperti ini menampilkan perjanjian hak izin pengguna
akhir (EULA) kepada pengguna yang kononnya melindungi pencipta dari pendakwaan
di bawah undang-undang pencemar komputer. Namun, EULA milik perangkat pengintai
tidak pernah ditegakkan dalam pengadilan.
Satu cara lain pencipta perangkat perusak mendapatkan
keuntungan dari jangkitan mereka adalah untuk menggunakan komputer yang
dijangkiti mereka untuk melakukan tugas-tugas bagi pencipta perangkat tersebut.
Komputer yang terjangkiti ini digunakan sebagai wakil terbuka (open proxy)
untuk mengirimkan pesan sampah (spam). Dengan
menggunakan komputer yang dijangkiti, jati diri pengirim pesan sampah tidak
dapat dikenali, melindungi mereka dari pendakwaan. Pengirim pesan sampah turut
menggunakan komputer pribadi yang dijangkiti untuk menyasar lembaga pencegah
pesan sampah dengan serangan nafi layanan tersebar.
Untuk menyelaraskan kegiatan komputer-komputer yang
terjangkiti, para penyerang menggunakan sistem penyelaras yang dikenal sebagai
jaringan-mayat (zombie network/botnet). Di dalam sebuah jaringan-mayat,
perangkat perusak memasuk-sesi (log-in) ke dalam saluran Saling
Bual Internet (Internet Relay Chat) atau sistem obrol (chat)
yang lain. Penyerang kemudian dapat memberikan petunjuk pada semua sistem yang
terjangkiti secara serentak. Jaringan-mayat juga dapat digunakan untuk
menyalurkan perangkat perusak yang sudah dimutakhirkan pada sistem yang
terjangkiti, supaya tetap kebal terhadap perangkat lunak pencegah virus atau
langkah-langkah keamanan lainnya.
Pencipta perangkat perusak juga dapat memperoleh keuntungan
dengan mencuri informasi yang peka. Beberapa perangkat lunak memasang perekam
ketikan (keylogger), yang menangkap ketikan saat pengguna mengetik kata sandi, nomor kartu kredit atau informasi lain yang
dapat dibobol. Kemudian, informasi yang didapati ini dikirim ke pencipta
perangkat perusak secara otomatis, sehingga penipuan kartu kredit dan pencurian
lainnya dapat dilaksanakan. Demikian pula, perangkat perusak juga dapat
menyalin kuncicakram padat atau
kata sandi untuk permainan daring (online
games). Hal ini memungkinkan pencipta untuk mencuri rekening atau
barang-barang maya (virtual items).
Satu cara lain untuk mencuri uang dari komputer yang
terjangkiti adalah untuk mengambil alih modem putar-nomor (dial-up) dan
memutar-nomor panggilan yang mahal. Pemutar-nomor (dialer) atau
pemutar-nomor yang cabul (porn dialer) memutar-nomor panggilan berbiaya
tinggi (premium-rate) seperti "nomor 900" di A.S. dan
meninggalkan sambungan terbuka, menagih biaya sambungan kepada pengguna yang
terjangkiti.
Perangkat
perusak yang mencuri data







0 komentar:
Posting Komentar